Berita Terkini

Artikel Terkini

BNNP Aceh terima Kunjungan AADK, JKPD, CENTRENA & PEMADAM dari Malaysia

  • 5 weeks ago
  • 54
  • dedihumas bnn
#

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh menerima kunjungan kerja/studi banding dari (Agensi Anti Dadah Kebangsaan) AADK yang diketuai oleh Puan Rohayu Ahmad. Kunjungan ini dipimpin oleh MD Azmi dari Jawatan Kuasa Pemulihan Dadah (JKPD) Daerah Kuala Terengganu, turut sama Prof Madya Dr Mohd Shafiee Hamzah Penyelidik Centre for Research in Addiction  (CENTRENA) Universitas Sultan Zainal Abidin dan En. Fairul Hisyam bin Mat, Naib Pengerusi PEMADAM Daerah Kuala Nerus, delegasi semua berasal dari Negeri Kelantan dan Terenggano Malaysia yang berjumlah 36 orang.

Kunjungan ini disambut langsung oleh Kepala Bagian Umum BNNP Aceh yang didampingi oleh Kasi Rehabilitasi, Kasi Pascarehabilitasi, Kasi Pencegahan, Kasi Dayamas dan Kasubbag Administrasi BNNP Aceh.

Pertemuan ini membahas mengenai bagaimana cara BNNP Aceh dalam melaksanakan tugas tugas dalam melakukan Upaya Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Provinsi Aceh.

Kepala Bagian Umum BNNP Aceh Drs. Agussalim menjelaskan secara umum tentang keberadaan BNNP Aceh di Provinsi Aceh. Selanjutnya, dalam kesempatan ini, Kabag Umum menjelaskan terkait ke uapaya upaya pencegahan dan rehabilitasi yang dilakukan oleh BNNP Aceh baik yang tatap muka maupun tidak tatap muka. "BNNP Aceh selama ini melakukan upaya pencegahan dengan kegiatan kegiatan tatap muka". Ungkap Agussalim.

Banyak pertanyaan pertanyaan secara umum yang disampaikan oleh peserta pengunjung, seputar upaya P4GN yang telah dilakukan oleh BNNP Aceh. Misalkan upaya pencegahan seperti apa saja, bagaimana upaya rehabilitasi yang selama ini dilakukan oleh BNNP Aceh serta upaya pemberantasan yang dilakukan oleh BNNP Aceh terhadap para pengedar dan bandar narkoba. Juga ada yang mempertanyakan terkait upaya sistematis oleh Pemerintah Pusat hingga ke Tingkat Desa dan Dusun terkait P4GN.

Selanjutnya, dalam menanggapi pertanyan upaya pencegahan, dikesempatan ini Kasi Pencegahan BNNP Aceh Masduki juga turut menjelaskan terkait upaya upaya P4GN yang telah dilakukan BNNP Aceh dengan berbagai cara dengan memanfaatkan fasilitas yang ada baik milik pemerintah dan swasta. Masduki melanjutkan, dalam upaya pencegahan, BNNP Aceh melibatkan seluruh komponen masyarakat, serta masyarakat langsung. Begitu juga dengan semua instansi pemerintah dan swasta.

Untuk menyempurnakan peran Bidang P2M, Dedi Andrea Kasi Dayamas menjelaskan upaya P4GN melalui pemberdayaan masyarakat dengan melakukan kegiatan pelatihan bagi masyarakat dengan membentuk/memberikan pendidikan dan pelatihan Penggiat Anti Narkoba. Selanjutnya Dedi juga menjelaskan terkait Upaya Alternatif Development yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia melalui BNN yang di pusat pada 3 Kabupaten di Provinsi Aceh.

Terkait pertanyaan pertanyaan mengenai bidang rehabilitasi, dr. Deny dalam kesempatan ini menjelaskan bagaimana upaya P4GN melalui Bidang Rehabilitasi dimana Bidang Rehabilitasi khususnya seksi Penguatan Lembaga Rehabilitasi BNNP Aceh melakukan upaya sinergitas dengan instansi pemerintah dan swasta yang melakukan rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba. "Kita bersinergi dengan Lembaga Rehabilitasi baik Pemerintah maupun Swasta dengan sharing informasi, serta saling bertukar informasi, juga memberikan bantuan kepada Lembaga Rehabilitasi Instansi Pemerintah maupun Swasta" uangkap dr. Deny.

Kasi Pascarehabilitasi Saiful saat menjelaskan terkait dampak dari penyalahguna narkoba. Dimana penyalahguna narkoba apabila tidak segera ditangani maka akan menimbulkan tindak tindak kejahatan lainnya, misalnya pencurian, perampok, pembunuhan dan kejahatan kejahatan lainnya. Persoalan ini apabila ada salah satu keluarga yang  menjadi pecandu/penyalahguna narkoba maka diharapkan pihak keluarga untuk segera membawanya ke BNN untuk direhabilitasi.

Diakhir pertemuan ini, dilakukan saljng serah terima Plakat oleh Puan Rohayu Ahmad dari AADK kepada Kabag Umum BNNP Aceh Agussalim dan Serah terima Buku oleh Prof Madya Dr Mohd Shafiee Hamzah Penyelidik Centre for Research in Addiction  (CENTRENA) Universitas Sultan Zainal Abidin dengan Kabag Umum BNNP Aceh yaitu Buku Upaya P4GN BNNP Aceh melalui Kearifan Lokal dan Buku Indonesia Darurat Narkoba. Kemudian dilanjutkan dengan acara Foto Bersama.

Banyak penjelasan penjelasan lain yang diterangkan oleh Kepala Bagian Umum, Para Kasi terkait upaya upaya P4GN yang dilakukan oleh BNNP Aceh, terkait penjabaran jawaban jawabn dari pertanyaan pertanyaan diatas. Namun kesemua jawaban yg diberikan sangat jelas dan dapat dimengerti oleh Delegasi dari Malaysia sehingga mereka mengucapkan terimakasih yang tak terhingga dengan berharap kedepan dapat berkunjung kembali ke BNNP ACEH. "Kami mengucapkan banyak terimakasih atas sambutan dan pandangan serta ilmu yang telah disampaikan, semoga kedepannya kita dapat berkunjung lagi" demikian tanggapan MD Azmi selaku Selaku Ketua Rombongan Delegasi Malaysia yang di Panggil "Cek Gu" oleh para perserta rombongan.

 

#stopnarkoba

#acehstopnarkoba

#humasbnnpaceh

Tanggapan Anda

Belum ada Komentar

Login untuk mengirim komentar, atau Daftar untuk membuat akun, gratis dan proses nya hanya 2 menit.

Login Akun DEDI
x

Login

Belum punya akun DEDI? Daftar sekarang hanya 1 menit saja

Login Menggunakan Akun Facebook Saya

Lupa Password